Mengapa Ahok Hanya Dukung Ima Mahdiah Sebagai Caleg?

“Melalui Ima, Saya akan pantau perkembangan Pemprov DKI”

“Kalau tidak ada orang yang punya nurani ya, bocor itu. Makanya kita perlu kirim banyak orang untuk jaga uang rakyat di APBD”

“Ima termasuk konsisten, dia lebih matang dan lebih tenang. Jadi saya katakan, kamu (Ima) harus masuk!”

“Bapak Ibu wajib menangkan Ima!”

– Basuki Tjahaja Purnama (BTP)

Yth. Saudara/Saudari di Dapil 10 Jakarta Barat

Perkenalkan nama saya Ima Mahdiah, saya maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) dalam pemilihan anggota DPRD DKI Jakarta Dapil 10 Jakarta Barat (Kembangan, Tamansari, Grogol Petamburan, Kebon Jeruk, Palmerah) dari PDI Perjuangan pada 17 April 2019 dengan no urut 4.

Saya meminta waktu sebentar dari waktu Saudara/Saudari yang berharga untuk membaca pesan dari saya ini.

download surat dari ima untuk anda

Lihat & Dengar Bagaimana Warga Mendukung Ima

Warga Tangki, Gang Langgar, Tamansari “Saya sakit batu empedu, sudah jalan 6 bulan belum dapat panggilan. Sejak Bu Ima datang ke rumah saya, dalam 2 hari langsung dapat panggilan RS Pelni.”

Realisasi di lapangan memang masih banyak warga DKI yang seharusnya mendapatkan bantuan ini tetapi mereka tidak mendapatkannya. Permasalahannya mereka tidak tahu harus mengadukannya kepada siapa.

DOWNLOAD DAN SHARE VIDEONYA

Warga Kebon Jeruk “Selama 9 Bulan KJP saya tidak keluar. Begitu Saya berhadapan dengan Bu Ima, langsung dikeluarkan dalam 2 hari!”

Untuk di Jakarta Barat Saya ingin fokus pada permasalahan yang selama ini banyak laporan masuk terutama di pendidikan, kesehatan, dan manula. Contohnya masalah di KJP serta KJS, yang sekarang bernama BPJS-PBI. Saya ingin, orang yang seharusnya benar-benar dapatkan fasilitas KJP kita masukkan. Sebab saya dapat laporan yang benar-benar membutuhkan justru banyak di stop pada era sekarang

DOWNLOAD DAN SHARE VIDEONYA

Warga Ketapang Krukut, Tamansari “Saya mengajukan ke Mba Ima sebuah kacamata untuk membaca. Dengan banyak terima kasih sudah dikasih sm Mba Ima”

Dialog berjalan hangat, tidak hanya keluhan yang disampaikan warga, namun juga banyak masukan yang disampaikan serta harapan jika nanti Saya diberi kesempatan bergabung ke Kebon Sirih.

DOWNLOAD DAN SHARE VIDEONYA

Warga Glodok, Taman Sari “Saya bertemu Mbak Ima saat dia kunjungan sakit di Jalan Kemenangan 4. Saya juga dapat bantuan kacamata baca sama Bu Ima. Saya ucapin terima kasih dan doa selalu Bu Ima, Maju Terus!”

Banyak aduan di wilayah ini mengenai Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), berdasarkan data kementerian Sosial, bantuan ini ditujukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

DOWNLOAD DAN SHARE VIDEONYA

Warga Kebon Jeruk “Saat Ibu Ima datang kesini, saya mengajukan keluhan Saya, yaitu suami saya sakit butuh (tabung) oksigen. Langsung 2 hari kemudian oksigen datang! Saya ucapkan terima kasih banyak & Saya doakan Ibu Ima jadi Anggota Dewan DPRD”

Maka secara pribadi berkepentingan agar program pemerintah sebelumnya yang sudah baik. Seharusnya bisa terus dilaksanakan demi kepentingan masyarakat luas

DOWNLOAD DAN SHARE VIDEONYA

Cerita Rekam Jejak Ima Mahdiah

Tahun 2010 akhir, saya masih mahasiswa baru Hubungan Internasional di Universitas Paramadina. Salah satu mata kuliah yang didapat adalah Sistem Politik Indonesia. Dosen saya Bima Arya (sekarang walikota Bogor) menugaskan untuk membuat kelompok yang nantinya harus mencari wakil rakyat muda yang bisa diikuti kegiatannya.

Ima Mahdiah Menurut Mereka

@Addiems

Nah kalau ini aku kenal baik dan berani rekomendasi. Tunas muda yang punya pengalaman di Pemprov DKI s/d 2017. Buatku yang penting adalah integritas, selain juga kompetensi. Ima, putri Betawi yang siap mewakili kaum muda membangun Jakarta! Semangat, @imadya!

Addie MS / Konduktor, Pencipta Lagu, Produser Musik

@Chicohakim

@ima.mahdiah adalah murid dari prinsip-prinsip berbangsa dan bernegara @basukibtp . Sebagai asisten BTP dia menghabiskan hari-harinya melihat dari dekat dan membantu BTP dalam merealisasikan gagasan-gagasannya membangun Jakarta dan menyejahterakan warganya.
Sebagai sahabat BTP saya sangat mengenal Ima. Dan saya sampaikan disini tanpa sedikitpun keraguan, bahwa memilih Ima pada Pemilu Legislatif 2019 adalah bagian dari mencoba melanjutkan perjuangan BTP dalam membangun & menyejahterakan Jakarta sesuai mimpi Kita semua. Perhatikan dapilnya, partainya dan nomor urutnya. Pilih!

Cyril Raoul Hakim / Business Development & Communications Specialist

@nachoseann

Bagi yang tinggal di daerah Kembangan, Taman Sari, Kebun Jeruk, Palmerah, dan Grogol Petamburan, ayo pilih Ima Mahdiah di tanggal 17 April nanti untuk DPRD yang lebih baik!

Nicholas Sean Purnama / Mahasiswa

@Suryahadis

Bagi kalian yang tinggal di daerah Jakarta Barat, Kembangan, Taman Sari, Kebon Jeruk, Palmerah, dan Grogol Petamburan, jangan lupa tanggal 17 April mendatang untuk menyoblos kader nomor urut 4 dari PDI Perjuangan, teman saya, Ima Mahdiah untuk DPRD DKI yang lebih baik!

Surya Hadi / Wiraswasta Muda

@Menursoekarno

Salah satu perempuan muda & hebat, Bekerja 5 thn sbg staff salah satu gubernur terbaik yg pernah dimiliki Indonesia, @basukibtp dan @ima.mahdiah pasti sudah banyak belajar cara kerja & paham proses administrasi pemerintahan dgn baik. Teman2 di Petamburan, Tomang, Kebon Jeruk, Kembangan, Grogol yuk dicoblos Caleg DPRD jakarta 10, no urut 4, Partai PDI-P! 🇲🇨

Menur Soekarno / Humas Yayasan Bung Karno, Departemen Sosial Media KBM

@Rennyfernandez

Kebetulan dapilnya sesui dgn KTP gw! Jadi pasti gw akan pilih Ima! .
Salah satu perempuan muda & hebat, Bekerja 5 thn sbg staff salah satu gubernur terbaik yg pernah dimiliki Indonesia, Basuki BTP, @ima.mahdiahpasti sudah banyak belajar cara kerja & paham proses administrasi pemerintahan dgn baik. .
Teman2 di Petamburan, Tomang, Kebon Jeruk, Kembangan, Grogol yuk dicoblos Caleg DPRD jakarta 10, no urut 4, Partai PDI-P! 🇲🇨

Renny Fernandez / Film Director
Laporan kegiatan Reses, 9 November 2019 di Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Menyerap aspirasi dari masyarakat di wilayah ini dibantu dengan Bapak Warsito (Dinas Pendidikan)

hal utama yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat adalah mengenai KJP Plus. Hal ini diutarakan oleh Ibu Siti Nasution, bahwa anaknya hingga saat ini belum mendapat KJP Plus, padahal setiap 6 bulan dia selalu lapor. Selain itu Ibu Siti mengatakan bahwa penyediaan makanan di sekolah dengan adanya KJP Plus belum merata, hanya ada beberapa sekolah yang menyediakan makan siang untuk para siswanya, terutama di sekolah percontohan saja. Bahkan kata beliau ada satu sekolah dimana para siswanya disuruh untuk membawa makanan sendiri dari rumah, dan menu makananya sudah ditentukan oleh gurunya. Apabila siswa tidak membawa makanan tersebut, maka mereka diancam dengan pengurangan nilai. Terkait hal ini, saya mengatakan bahwa saat ini Komisi E juga sedang melakukan penyisiran anggaran, terutama anggaran Dinas Pendidikan. Mengenai pemberian KJP Plus memang ada syarat-syarat tertentu bagi warga yang mendapatkan KJP Plus, salah satunya adalah tidak mempunyai mobil dan hanya memiliki satu motor. Saat ini Dinas Sosial juga sudah bekerjasama dengan samsat untuk memastikan bahwa pemberian KJP plus ini benar-benar diperuntukan bagi warga yang tidak mampu, yang dalam hal ini juga tidak memiliki kendaraan. Mengenai distribusi makanan yang tidak merata, akan segera saya tanayakan ke forum nanti pada sidang Paripurna.

Terima kasih untuk masyarakat di Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

#ImaMahdiah #FraksiPDIP #dkijakarta #pdipperjuangan
Laporan kegiatan Reses, 9 November 2019 di Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Menyerap aspirasi dari masyarakat di wilayah ini dibantu dengan Bapak Warsito (Dinas Pendidikan) hal utama yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat adalah mengenai KJP Plus. Hal ini diutarakan oleh Ibu Siti Nasution, bahwa anaknya hingga saat ini belum mendapat KJP Plus, padahal setiap 6 bulan dia selalu lapor. Selain itu Ibu Siti mengatakan bahwa penyediaan makanan di sekolah dengan adanya KJP Plus belum merata, hanya ada beberapa sekolah yang menyediakan makan siang untuk para siswanya, terutama di sekolah percontohan saja. Bahkan kata beliau ada satu sekolah dimana para siswanya disuruh untuk membawa makanan sendiri dari rumah, dan menu makananya sudah ditentukan oleh gurunya. Apabila siswa tidak membawa makanan tersebut, maka mereka diancam dengan pengurangan nilai. Terkait hal ini, saya mengatakan bahwa saat ini Komisi E juga sedang melakukan penyisiran anggaran, terutama anggaran Dinas Pendidikan. Mengenai pemberian KJP Plus memang ada syarat-syarat tertentu bagi warga yang mendapatkan KJP Plus, salah satunya adalah tidak mempunyai mobil dan hanya memiliki satu motor. Saat ini Dinas Sosial juga sudah bekerjasama dengan samsat untuk memastikan bahwa pemberian KJP plus ini benar-benar diperuntukan bagi warga yang tidak mampu, yang dalam hal ini juga tidak memiliki kendaraan. Mengenai distribusi makanan yang tidak merata, akan segera saya tanayakan ke forum nanti pada sidang Paripurna. Terima kasih untuk masyarakat di Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. #ImaMahdiah #FraksiPDIP #dkijakarta #pdipperjuangan

SEBARKAN KE TEMAN-TEMAN &
KELUARGA ANDA!

Salam Hormat,