Pemprov DKI membangun sarana prasarana Kali Grogol Segmen Kemanggisan. Penataan itu bertujuan mengurangi potensi banjir.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah meninjau lokasi pembangunan bersama Anggota DPRD Inad Luciawaty, Jamilah Abdul Gani, Uwais El Qoroni, Husen, dan Wita Susilowaty, Kamis (2/7).
Ima menilai, penataan kawasan tersebut membawa perubahan positif bagi lingkungan. Kini, tidak ada lagi bangunan liar di sekitar lokasi. Kawasan tersebut sudah jauh lebih baik.
“Tinggal ditambah pagar dan penghijauan agar lebih aman dan nyaman,” ujar Ima.
Pemasangan pagar untuk mencegah anak-anak bermain di tepi kali yang berpotensi membahayakan keselamatan. “Karena itu perlu dipagar,” kata dia.
Usai penataan, kawasan tersebut juga membutuhkan pengawasan secara ketat. Sehingga, tidak bermunculan lagi bangunan liar. Termasuk menghindari aktivitas yang tidak semestinya.
Menurut Ima, pengawasan harus secara berkelanjutan. Mulai dari aparatur kelurahan, kecamatan, hingga walikota.
Dari aspek lingkungan, ungkap Ima, warga mengusulkan penyediaan tempat sampah. Menghindari pembuangan sampah sampah ke kali.
Ima berharap, penataan Kali Grogol berdampak nyata mengurangi banjir di kawasan Kemanggisan. “Harapan kami, banjir di sekitar sini bisa berkurang 50 sampai 70 persen,” ucap dia.
Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, kawasan tersebut bermanfaat sebagai ruang publik. Termasuk, sarana olahraga bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Husen mengapresiasi Pemprov DKI atas penyelesaian pembangunan di kawasan tersebut.
“Hasil pembangunannya sangat bagus,” kata Husen.
Masyarakat sudah merasakan manfaat dari penataan Kali Grogol. Terutama, mengurangi genangan saat musim hujan. “Masyarakat senang. Saat banjir kemarin, dampaknya sudah jauh berkurang,” ungkap Husen.
Meski demikian, lanjut dia, masih perlu pengerukan sedimentasi sungai. Dengan begitu, daya tampung air semakin optimal.
“Yang paling penting sekarang adalah pemeliharaannya. Ini wajib,” tegas Husen.
Pengawasan dengan menggunakan CCTV, kata Husen, mengantisipasi tindak penyalahgunaan kawasan itu. Infrastruktur pengendali banjir maupun ruang publik akan menjadi aman dan nyaman.
“CCTV juga penting agar kawasan ini terjaga 24 jam,” pungkas Husen. [dprd-dkijakartaprov.go.id]

